Rekayasa Material Alami dan Presisi Kriya Sirkular
Inovator material biomassa, pengolah limbah industri terpadu, dan studio kriya presisi yang menaikkan martabat serat lokal ke panggung desain dunia.
Limbah agrikultur dan sampah plastik sering kali dipandang sebagai residu tak berharga yang hanya memenuhi tempat pembuangan akhir. Di sisi lain, kekayaan material alami seperti bambu, eceng gondok, miselium jamur, dan pelepah pinang kerap terabaikan di pinggiran desa.
Mereka yang terpilih dalam laci ini merekayasa material lokal melalui riset laboratorium dan ketelitian tangan perajin, membuktikan bahwa keberlanjutan tidak harus mengorbankan estetika, daya tahan, dan presisi industrial.
“Dapatkah biomassa dan limbah domestik diolah menjadi produk desain presisi tinggi tanpa merusak bentang alam?”

MAGNO
“Temuan kayu sisa kebun desa”
Kayu perkebunan non-hutan yang ditebang terukur mampu menghasilkan instrumen audio analog berpresisi tinggi dengan toleransi mikron langsung dari bengkel pedesaan.
DU ANYAM
“Temuan kelimpahan daun lontar kering di savana NTT”
Mentransformasikan komoditas daun lontar liar menjadi rantai pasok kriya korporat berskala puluhan ribu unit tanpa mendisrupsi tatanan sosiologis masyarakat adat.
SPEDAGI
“Temuan karakteristik elastisitas serat bambu petung liar”
Laminasi bilah bambu petung memiliki rasio kekuatan terhadap bobot dan daya redam getaran jalan raya yang melampaui tabung aluminium standar pabrik.

BENGOK CRAFT
“Temuan pendangkalan parah dan ledakan populasi gulma danau”
Memproses biomassa eceng gondok invasif menjadi substitusi material tekstil tebal dan kriya anyam tahan kelembapan.

MYCL
“Temuan limbah serbuk gergaji dan tandan kosong kelapa sawit yang terbengkalai”
Miselium jamur yang ditumbuhkan pada limbah agro-industri dapat dipanen menjadi lembaran bio-leather (Mylea™) berkekuatan tarik tinggi dengan jejak air dan karbon sangat rendah.

ROBRIES
“Temuan timbunan tutup botol plastik HDPE dan jeriken tak bernilai jual”
Mengonversi limbah plastik tipe 2 (HDPE) dan tipe 5 (PP) pasca-konsumsi menjadi Robries Polymer Sheet (RPS) 100% daur ulang berkekuatan struktural tanpa bahan perekat kimia sintetis.
PABLE INDONESIA
“Temuan tumpukan kain perca sisa industri garmen yang berakhir di pembakaran sampah”
Potongan limbah kain pra dan pasca-konsumsi diurai secara mekanis tanpa bahan kimia pewarna tambahan menjadi benang daur ulang siap tenun berkualitas industri.
PLEPAH
“Temuan pelepah pinang tua yang membusuk dan memicu kebakaran di perkebunan Sumatera”
Lembaran pelepah pohon pinang (Areca catechu) gugur memiliki struktur alami kedap minyak dan air panas tanpa membutuhkan laminasi plastik polietilena sama sekali.
STUDIO DAPUR
“Temuan kearifan anyaman bambu Tasikmalaya yang terdegradasi menjadi komoditas besek murah”
Integrasi studio desain terpadu langsung di tapak desa mampu menaikkan nilai ekonomi kriya anyam bambu hingga 500% sekaligus menghentikan laju migrasi tenaga kerja muda ke kota.
BELL SOCIETY
“Temuan pencemaran limbah cair fermentasi ceri kopi yang mengalir ke saluran air tanah perbukitan”
Kultur bakteri selulosa (microbial cellulose) bernutrisi limbah cair pengolahan kopi menghasilkan biomaterial (Misel) berkarakteristik fisik setara kulit sintetis tanpa eksploitasi lahan.