Wastra & Manufaktur Etis | Jakarta / Kapuas Hulu, Kalimantan Barat
“Merevitalisasi dan menjaga transmisi teknik Tenun Sidan serta Tenun Ikat Dayak Iban Ensaid Panjang di jantung Kalbar menggunakan benang kapas pilin manual dan getah kayu langka hutan hujan tropis.”

Dokumentasi terkurasi mengenai visi, rantai pasok lokal, dan daya dobrak bagi ekosistem mandiri.
Kelahiran RUMAH RAKUJI berakar dari kegelisahan mendalam terhadap lanskap industri di Jakarta / Kapuas Hulu, Kalimantan Barat dan sekitarnya. Berfokus pada material serat liar langka seperti daun Doyo (Curculigo latifolia) dan pewarna alami endemik hutan seperti kulit kayu malam dan akar tanaman liar. Sistem pembagian royalti transparan bagi ibu penenun di rumah betang yang terisolasi geografis. RUMAH RAKUJI hadir untuk menjembatani kesenjangan tersebut dengan membuktikan bahwa potensi daerah mampu melahirkan standar baru yang mandiri dan berdaya tawar tinggi.
Melalui pendekatan kerja yang berakar pada kearifan dan disiplin mutu, RUMAH RAKUJI mengintegrasikan ekosistem hulu hingga hilir. Komunitas perempuan Dayak Iban di Ensaid Panjang, Kapuas Hulu (Kalbar); serat daun liar doyo dan kapas lokal; daun renggat, daun engkerabun, buah engkabang. Langkah ini bukan sekadar strategi produksi, melainkan ikhtiar merawat martabat pekerja lokal serta menjaga keaslian material nusantara tanpa kompromi.
Dampaknya terlihat nyata pada karya-karya terkurasi yang mereka hasilkan. Merevitalisasi dan menjaga transmisi teknik Tenun Sidan serta Tenun Ikat Dayak Iban Ensaid Panjang di jantung Kalbar menggunakan benang kapas pilin manual dan getah kayu langka hutan hujan tropis. Keberadaan RUMAH RAKUJI menegaskan bahwa keunggulan nilai tidak lahir dari peniruan formula luar, melainkan dari keberanian mendalami konteks sosial, kekayaan material, dan kearifan ekologis nusantara secara konsisten.
CATATAN REDAKSI & TELAAH WACANA
SEKTOR LOKAL | KURASI INDEPENDEN
Memulai eksplorasi bahan baku dan uji coba formulasi di Jakarta / Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, menegaskan komitmen untuk tidak bergantung pada rantai pasok impor.
Membangun jaringan kemitraan erat bersama perajin dan komunitas lokal, menerapkan uji kendali mutu berstandar ketat, dan merilis karya unggulan perdana.
Menjadi tolok ukur integritas karya di sektor Wastra & Manufaktur Etis, membuktikan keberlanjutan model bisnis etis yang menguntungkan ekosistem lokal.
Karya autentik terkurasi dengan standar mutu dan ketertelusuran bahan baku lokal di Jakarta / Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Karya autentik terkurasi dengan standar mutu dan ketertelusuran bahan baku lokal di Jakarta / Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Beroperasi tanpa kompromi bahan sintetis melalui model farm-to-closet bersertifikasi B Corp pertama di Indonesia yang mengontrol 100% ketertelusuran bahan baku dari tanah petani regeneratif.
Mengombinasikan motif naratif kontemporer dengan protokol sirkularitas terukur yang mengolah limbah pra dan pasca-konsumsi tekstil kembali menjadi benang tenun fungsional.

Mentransformasikan tradisi tenun gedogan (backstrap loom) menjadi unit usaha mandiri berdaya saing global yang menekan angka perdagangan orang dan migrasi buruh migran ilegal perempuan Toraja dan Mamasa.