Pangan Pusaka & Agraria Lestari | Badung / Tabanan, Bali
“Mengintegrasikan estate agroforestry dan fasilitas pemrosesan terdesentralisasi untuk merealisasikan penelusuran digital (traceability) penuh bagi setiap polong vanila, kopi, dan minyak atsiri langsung dari koordinat asalnya (Origin).”

Dokumentasi terkurasi mengenai visi, rantai pasok lokal, dan daya dobrak bagi ekosistem mandiri.
Kelahiran TALASI berakar dari kegelisahan mendalam terhadap lanskap industri di Badung / Tabanan, Bali dan sekitarnya. Komoditas bernilai tinggi seperti vanila kerap dipanen terlalu dini oleh petani karena takut dicuri, menyebabkan anjloknya kadar vanilin alami. Talasi mendirikan pos riset botani dan pemrosesan mandiri di Selemadeg (Tabanan) dan Sumba. TALASI hadir untuk menjembatani kesenjangan tersebut dengan membuktikan bahwa potensi daerah mampu melahirkan standar baru yang mandiri dan berdaya tawar tinggi.
Melalui pendekatan kerja yang berakar pada kearifan dan disiplin mutu, TALASI mengintegrasikan ekosistem hulu hingga hilir. Kebun agroforestri terintegrasi di Batukaru/Selemadeg (Tabanan, Bali), Sumba (NTT), dan Jawa; budidaya polikultur tanpa herbisida kimia dengan pengeringan terkontrol. Langkah ini bukan sekadar strategi produksi, melainkan ikhtiar merawat martabat pekerja lokal serta menjaga keaslian material nusantara tanpa kompromi.
Dampaknya terlihat nyata pada karya-karya terkurasi yang mereka hasilkan. Mengintegrasikan estate agroforestry dan fasilitas pemrosesan terdesentralisasi untuk merealisasikan penelusuran digital (traceability) penuh bagi setiap polong vanila, kopi, dan minyak atsiri langsung dari koordinat asalnya (Origin). Keberadaan TALASI menegaskan bahwa keunggulan nilai tidak lahir dari peniruan formula luar, melainkan dari keberanian mendalami konteks sosial, kekayaan material, dan kearifan ekologis nusantara secara konsisten.
CATATAN REDAKSI & TELAAH WACANA
SEKTOR LOKAL | KURASI INDEPENDEN
Memulai eksplorasi bahan baku dan uji coba formulasi di Badung / Tabanan, Bali, menegaskan komitmen untuk tidak bergantung pada rantai pasok impor.
Membangun jaringan kemitraan erat bersama perajin dan komunitas lokal, menerapkan uji kendali mutu berstandar ketat, dan merilis karya unggulan perdana.
Menjadi tolok ukur integritas karya di sektor Pangan Pusaka & Agraria Lestari, membuktikan keberlanjutan model bisnis etis yang menguntungkan ekosistem lokal.

Karya autentik terkurasi dengan standar mutu dan ketertelusuran bahan baku lokal di Badung / Tabanan, Bali.

Karya autentik terkurasi dengan standar mutu dan ketertelusuran bahan baku lokal di Badung / Tabanan, Bali.

Mengomersialisasikan lebih dari 800 produk pangan berbasis keanekaragaman hayati asli dengan mempertahankan hak pemuliaan benih pusaka di tangan puluhan ribu petani swadaya.

Menerapkan model direct trade dengan harga hingga dua kali lipat harga pasar efektif memaksa kepatuhan fermentasi biji kakao lokal berstandar internasional di zona penyangga taman nasional.

Membongkar hegemoni cokelat industri berbasis perisa sintetis dengan memetakan profil asam organik dan terroir spesifik kakao single-origin dari enam pulau utama Indonesia.