Pendiri Sokola Institute & Pelopor Pendidikan Emansipatoris Orang Rimba

Saur Marlina (Butet) Manurung

Kutipan Redaksi

“Pendidikan bagi masyarakat adat bukan untuk mengubah mereka menjadi orang kota yang kehilangan akar budaya, melainkan senjata literasi agar mereka berdaya membela hak tanah ulayatnya dari perampasan.”

++++
Saur Marlina (Butet) Manurung
POTRET FIGURKURASI REDAKSI
REKAM JEJAK

Narasi & Gagasan

Dokumentasi terkurasi mengenai visi, perjuangan, dan kontribusi nyata bagi ekosistem lokal.

Mengawali langkah pada 1999 dengan tinggal di dalam lebatnya rimba belantara Taman Nasional Bukit Duabelas, Jambi, Saur Marlina (Butet) Manurung mendedikasikan hidupnya mendidik anak-anak Orang Rimba (Suku Anak Dalam). Alumnus Antropologi dan Sastra Indonesia Universitas Padjadjaran ini menolak model pendidikan formal penyeragaman yang mencabut masyarakat adat dari kosmologinya.

Menyadari bahwa Orang Rimba kerap ditipu dan dipaksa menandatangani surat pelepasan tanah adat dengan cap jempol karena buta huruf, Butet merancang metode baca-tulis kontekstual yang disesuaikan dengan ritme hidup masyarakat rimba. Bersama rekan-rekannya, ia mendirikan Sokola Institute—sebuah lembaga pendidikan alternatif yang telah membuka puluhan sekolah rimba di pedalaman Jambi, Papua, Flores, hingga Halmahera.

Dianugerahi Ramon Magsaysay Award 2014, Butet Manurung membuktikan filosofi pendidikan pembebasan sejati: membekali masyarakat adat dengan literasi kritis agar mereka mampu berdialog sejajar dan melindungi rimba kelahirannya dari kepunahan.

FILOSOFI & ARAH PERJUANGAN
“

Pendidikan bagi masyarakat adat bukan untuk mengubah mereka menjadi orang kota yang kehilangan akar budaya, melainkan senjata literasi agar mereka berdaya membela hak tanah ulayatnya dari perampasan.

CATATAN REDAKSI & TELAAH WACANA

SEKTOR LOKAL | KURASI INDEPENDEN

1999 — 2003

TINGGAL BERSAMA ORANG RIMBA & SOKOLA RIMBA

Tinggal di hutan Bukit Duabelas Jambi, mengembangkan metode belajar membaca di atas pohon dan mendirikan Sokola Rimba pertama.

2004 — 2013

PENDIRIAN SOKOLA INSTITUTE & BUKU BESTSELLER

Meresmikan Sokola Institute, menerbitkan buku legendaris Sokola Rimba yang diadaptasi menjadi film bioskop oleh Riri Riza dan Mira Lesmana.

2014 — 2026

RAMON MAGSAYSAY AWARD & PENDIDIKAN ADAT NUSANTARA

Menerima Ramon Magsaysay Award di Manila dan memperluas program Sokola ke komunitas adat Suku Asmat Papua, Kajang, dan kepulauan terluar.

PORTOFOLIO & KONTRIBUSI

Karya & Kontribusi

KARYA TERPILIH
Pendidikan Emansipatoris & Hak Masyarakat Adat

Sokola Institute (Sekolah Literasi Kontekstual Adat)

Lembaga pendidikan alternatif nirlaba yang menyediakan akses literasi baca-tulis-hitung kontekstual bagi suku-suku pedalaman nusantara.

Karya Literatur Antropologi & Pendidikan

Buku: Sokola Rimba (Pengalaman Belajar Bersama Orang Rimba)

Buku catatan etnografis mendalam tentang dinamika perjumpaan budaya, kearifan rimba, dan perjuangan hak tanah Orang Rimba.

Pemberdayaan Pemuda Adat Pedalaman

Kaderisasi Guru Muda & Kader Penjaga Hutan Adat

Program pembinaan anak-anak rimba yang telah melek huruf untuk menjadi guru bagi adik-adiknya dan juru runding hak ulayat sukunya.

KATALOG PRODUK & INISIATIF

Inisiatif & Produk Warga

Karya mandiri, platform terapan, dan produk bernilai tambah yang dapat diakses, dibeli, atau didukung secara langsung.

Sokola Institute (Sekolah Literasi Kontekstual Adat)
Pendidikan Emansipatoris & Hak Masyarakat Adat

Sokola Institute (Sekolah Literasi Kontekstual Adat)

Lembaga pendidikan alternatif nirlaba yang menyediakan akses literasi baca-tulis-hitung kontekstual bagi suku-suku pedalaman nusantara.

Estimasi Harga / Akses:Bebas Biaya / Donasi Swadaya
Dukung Inisiatif
Buku: Sokola Rimba (Pengalaman Belajar Bersama Orang Rimba)
Karya Literatur Antropologi & Pendidikan

Buku: Sokola Rimba (Pengalaman Belajar Bersama Orang Rimba)

Buku catatan etnografis mendalam tentang dinamika perjumpaan budaya, kearifan rimba, dan perjuangan hak tanah Orang Rimba.

Estimasi Harga / Akses:Rp 85.000 — Rp 185.000
Dukung Inisiatif
RUANG REDAKSI

Jurnal & Wawasan

Semua Esai Redaksi →
PENDIDIKAN ADAT•8 Menit Membaca

Membaca untuk Bertahan Hidup: Mengapa Literasi Adalah Benteng Perlindungan Hutan Rimba

Catatan Butet Manurung tentang bagaimana kemampuan membaca menyelamatkan wilayah adat dari jebakan kontrak palsu korporasi.

Baca Esai Lengkap
ANTROPOLOGI PENDIDIKAN•7 Menit Membaca

Menghormati Ritme Hidup Pedalaman: Pendidikan yang Tidak Merusak Jiwa dan Budaya Leluhur

Bahaya model sekolah formal seragam yang memaksakan kurikulum kota kepada masyarakat adat.

Baca Esai Lengkap