Pejuang Agraria, Pendiri Front Rakyat Advokasi Sawit (FRAS) Sulteng & Yap Thiam Hien Awardee

Eva Susanti Bande

Kutipan Redaksi

“Penjara dan teror aparat tidak akan pernah mampu membungkam jeritan petani gurem yang tanah kelolanya dirampas secara sewenang-wenang oleh korporasi perkebunan monokultur.”

++++
Eva Susanti Bande
POTRET FIGURKURASI REDAKSI
REKAM JEJAK

Narasi & Gagasan

Dokumentasi terkurasi mengenai visi, perjuangan, dan kontribusi nyata bagi ekosistem lokal.

Di bumi Sulawesi Tengah di mana ribuan hektare tanah garapan petani kecil dan masyarakat adat digusur oleh ekspansi perkebunan kelapa sawit monokultur skala raksasa, Eva Susanti Bande berdiri tegak tanpa rasa takut. Alumnus Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Tadulako ini mendedikasikan seluruh hidupnya mengorganisir serikat-serikat tani akar rumput.

Keberaniannya memimpin aksi membela hak tanah petani di Kabupaten Banggai membuatnya dikriminalisasi oleh aparat dan dijatuhi hukuman penjara lebih dari 4 tahun pada 2014. Namun jeruji besi tidak memadamkan api perjuangannya. Begitu bebas setelah menerima grasi presiden, Eva langsung kembali ke pematang sawah dan tenda-tenda perjuangan petani, mendampingi warga merebut kembali hak atas ruang hidupnya.

Dianugerahi penghargaan hak asasi manusia tertinggi di Indonesia, Yap Thiam Hien Award 2018, Eva Bande adalah simbol ketangguhan advokasi agraria sejati: membuktikan integritas aktivisme lapangan yang tak tergoyahkan oleh represi kekuasaan.

FILOSOFI & ARAH PERJUANGAN
“

Penjara dan teror aparat tidak akan pernah mampu membungkam jeritan petani gurem yang tanah kelolanya dirampas secara sewenang-wenang oleh korporasi perkebunan monokultur.

CATATAN REDAKSI & TELAAH WACANA

SEKTOR LOKAL | KURASI INDEPENDEN

2007 — 2010

PENDIRIAN FRAS & AKSI PETANI BANGGAI

Mendirikan Front Rakyat Advokasi Sawit (FRAS) Sulawesi Tengah memobilisasi ribuan petani menuntut pengembalian tanah adat yang dirampas korporasi.

2014

KRIMINALISASI, PENJARA & GRASI PRESIDEN

Dipenjara atas tuduhan memimpin aksi pembelaan petani, menjadi simbol ketidakadilan hukum agraria nasional hingga memperoleh grasi.

2015 — 2026

YAP THIAM HIEN AWARD & REDISTRIBUSI TANAH OBET

Meraih Yap Thiam Hien Award 2018 dan memimpin penyelesaian redistribusi ribuan hektare Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA) bagi keluarga tani.

PORTOFOLIO & KONTRIBUSI

Karya & Kontribusi

KARYA TERPILIH
Serikat Pembela Hak Petani & Keadilan Agraria

FRAS Sulteng (Front Rakyat Advokasi Sawit)

Organisasi advokasi lapangan yang mendampingi komunitas petani gurem melawan perampasan tanah dan intimidasi perusahaan perkebunan.

Kedaulatan Pertanian Rakyat

Koperasi Tani Mandiri Berbasis Pangan Polikultur

Inisiatif pemulihan tanah bekas konsesi sawit menjadi kebun pangan polikultur (kakao, jagung, rempah) milik keluarga tani.

Pendidikan Hukum Emansipatoris Akar Rumput

Sekolah Advokasi Hukum Kritis Petani

Pelatihan paralegal desa untuk melatih para petani memahami hak-hak konstitusional atas tanah dan menangani konflik agraria.

KATALOG PRODUK & INISIATIF

Inisiatif & Produk Warga

Karya mandiri, platform terapan, dan produk bernilai tambah yang dapat diakses, dibeli, atau didukung secara langsung.

FRAS Sulteng (Front Rakyat Advokasi Sawit)
Serikat Pembela Hak Petani & Keadilan Agraria

FRAS Sulteng (Front Rakyat Advokasi Sawit)

Organisasi advokasi lapangan yang mendampingi komunitas petani gurem melawan perampasan tanah dan intimidasi perusahaan perkebunan.

Estimasi Harga / Akses:Akses Terbuka / Donasi Swadaya
Dukung Inisiatif
Koperasi Tani Mandiri Berbasis Pangan Polikultur
Kedaulatan Pertanian Rakyat

Koperasi Tani Mandiri Berbasis Pangan Polikultur

Inisiatif pemulihan tanah bekas konsesi sawit menjadi kebun pangan polikultur (kakao, jagung, rempah) milik keluarga tani.

Estimasi Harga / Akses:Akses Terbuka / Donasi Swadaya
Dukung Inisiatif
RUANG REDAKSI

Jurnal & Wawasan

Semua Esai Redaksi →
HAK ASASI MANUSIA•8 Menit Membaca

Dari Balik Jeruji Penjara ke Pematang Sawah: Catatan Ketabahan Eva Bande Membela Hak Petani

Kesaksian Eva Bande tentang bagaimana represi aparat tidak pernah mampu mematahkan solidaritas petani kecil.

Baca Esai Lengkap
AGRARIA & EKOLOGI•7 Menit Membaca

Monokultur Sawit vs Kedaulatan Pangan: Menghitung Biaya Kerusakan Sosial di Pelosok Sulawesi

Pembedahan mendalam tentang hancurnya struktur ekonomi desa ketika kebun pangan rakyat disulap menjadi perkebunan monokultur kelapa sawit.

Baca Esai Lengkap