TELAAH EDITORIAL

Ketua Yayasan HAkA (Hutan, Alam dan Lingkungan Aceh) & Whitley Gold Awardee

Farwiza Farhan

Kutipan Redaksi

“Hutan Leuser bukan sekadar bentang alam tropis yang eksotis; ia adalah benteng terakhir tempat 4 spesies kunci bumi hidup berdampingan dan penyangga hidup jutaan warga Aceh dari kepunahan.”

++++
Farwiza Farhan
POTRET FIGURKURASI REDAKSI
REKAM JEJAK

Narasi & Gagasan

Dokumentasi terkurasi mengenai visi, perjuangan, dan kontribusi nyata bagi ekosistem lokal.

Di saat bentang hutan tropis Sumatera terus tergerus oleh ekspansi perkebunan monokultur sawit, tambang, dan proyek jalan ilegal, Farwiza Farhan memilih berdiri di garis depan pertahanan Ekosistem Leuser. Alumnus konservasi lingkungan dari Oxford Brookes University ini menolak menjadi penonton kehancuran rimba kelahirannya di Aceh.

Melalui Yayasan HAkA yang ia dirikan, Farwiza menggabungkan pendekatan litigasi tata ruang hukum yang berani melawan izin-izin industri perusak dengan aksi nyata di lapangan: melatih dan mendampingi ranger perempuan gampong (Mpu Uteun) untuk berpatroli menembus lebatnya hutan, memutus jerat pemburu satwa, dan memulihkan kawasan kritis. Pengakuan internasional—seperti Whitley Gold Award dan masuk daftar TIME100 Next—ia jadikan pengeras suara perlawanan warga lokal di panggung global.

Bagi generasi muda, kepemimpinan Farwiza membuktikan bahwa penyelamatan bumi bukan soal romantisme retorika, melainkan keberanian bertarung di ruang sidang dan ketabahan merawat rimba bersama masyarakat adat.

FILOSOFI & ARAH PERJUANGAN
“

Hutan Leuser bukan sekadar bentang alam tropis yang eksotis; ia adalah benteng terakhir tempat 4 spesies kunci bumi hidup berdampingan dan penyangga hidup jutaan warga Aceh dari kepunahan.

CATATAN REDAKSI & TELAAH WACANA

SEKTOR LOKAL | KURASI INDEPENDEN

2012 — 2013

PENDIRIAN YAYASAN HAkA

Mendirikan Yayasan Hutan, Alam dan Lingkungan Aceh (HAkA) untuk fokus menjaga dan merehabilitasi Ekosistem Leuser seluas 2,6 juta hektare.

2016 — 2022

KEMENANGAN LITIGASI TATA RUANG & WHITLEY GOLD AWARD

Memenangkan gugatan hukum terhadap izin pembakaran rawa gambut Tripa dan dianugerahi Whitley Gold Award 2022 dari Kerajaan Inggris atas dedikasi konservasi Leuser.

2023 — 2026

PENGUATAN RANGER PEREMPUAN GAMPONG (MPU UTEUN)

Mengorganisir puluhan kelompok patroli hutan perempuan adat di Aceh, memulihkan ratusan hektare koridor jelajah gajah dan badak sumatera.

PORTOFOLIO & KONTRIBUSI

Karya & Kontribusi

KARYA TERPILIH
Konservasi Hutan Hujan & Advokasi Kebijakan

Yayasan HAkA (Hutan, Alam dan Lingkungan Aceh)

Organisasi nirlaba penjaga Ekosistem Leuser yang mengintegrasikan sains data pemetaan satelit, litigasi hukum tata ruang, dan pemberdayaan komunitas.

Pemberdayaan Perempuan Adat & Satwa Liar

Inisiatif Patroli Ranger Perempuan Leuser (Mpu Uteun)

Kelompok perempuan penjaga hutan pertama di Aceh yang secara mandiri memetakan ancaman perambahan dan melindungi sumber air desa.

Diplomasi Konservasi Internasional

Kampanye Global Perlindungan Suaka Badak Sumatera

Gerakan penyelamatan habitat satwa langka yang menggalang dukungan jutaan warga dunia untuk menolak deforestasi di Kawasan Ekosistem Leuser.

KATALOG PRODUK & INISIATIF

Inisiatif & Produk Warga

Karya mandiri, platform terapan, dan produk bernilai tambah yang dapat diakses, dibeli, atau didukung secara langsung.

Yayasan HAkA (Hutan, Alam dan Lingkungan Aceh)
Konservasi Hutan Hujan & Advokasi Kebijakan

Yayasan HAkA (Hutan, Alam dan Lingkungan Aceh)

Organisasi nirlaba penjaga Ekosistem Leuser yang mengintegrasikan sains data pemetaan satelit, litigasi hukum tata ruang, dan pemberdayaan komunitas.

Estimasi Harga / Akses:Donasi Konservasi (Mulai Rp 50.000)
Dukung Inisiatif
Inisiatif Patroli Ranger Perempuan Leuser (Mpu Uteun)
Pemberdayaan Perempuan Adat & Satwa Liar

Inisiatif Patroli Ranger Perempuan Leuser (Mpu Uteun)

Kelompok perempuan penjaga hutan pertama di Aceh yang secara mandiri memetakan ancaman perambahan dan melindungi sumber air desa.

Estimasi Harga / Akses:Donasi Konservasi (Mulai Rp 50.000)
Dukung Inisiatif
RUANG REDAKSI

Jurnal & Wawasan

Semua Esai Redaksi →
KONSERVASI RIMBA•8 Menit Membaca

Benteng Terakhir Leuser: Mengapa Hutan Tropis Aceh Adalah Penentu Masa Depan Iklim Bumi

Kisah dari garis depan pertahanan hutan hujan terakhir tempat badak, gajah, orangutan, dan harimau sumatera hidup bersama.

Baca Esai Lengkap
KEADILAN GENDER•7 Menit Membaca

Mpu Uteun: Keberanian Perempuan Gampong Menjaga Rimba dari Ancaman Pembalak Liar

Bagaimana ibu-ibu desa di pedalaman Aceh mengambil peran kepemimpinan menjaga sumber air dan masa depan anak cucu.

Baca Esai Lengkap