Co-founder & CEO Kok Bisa? (Pelopor Edukasi Animasi Sains & Literasi Visual Nusantara)
“Sains dan pengetahuan tidak harus rumit dan membosankan; ketika kita mengemas ilmu dengan visual animasi yang memikat dan pertanyaan sehari-hari yang menggelitik, jutaan anak bangsa akan jatuh cinta pada ilmu pengetahuan.”

Dokumentasi terkurasi mengenai visi, perjuangan, dan kontribusi nyata bagi ekosistem lokal.
Mengawali proyek tugas kuliah di program studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Multimedia Nusantara pada 2015 bersama Ketut Yoga Saskara dan Alvin Hendranto, Gerald Sebastian gelisah melihat bagaimana sains di sekolah kerap diajarkan secara kaku, hafalan rumus mati, dan membosankan bagi jutaan pelajar Indonesia.
Gerald dan timnya mendirikan kanal YouTube 'Kok Bisa?'. Dengan memadukan karakter kartun yang ekspresif, riset ilmiah saintifik terverifikasi, dan narasi yang menjawab pertanyaan keseharian yang unik—mulai dari 'Kenapa Kita Bisa Kentut?', 'Bagaimana Virus Menyerang Sel Tubuh?', hingga 'Apa yang Terjadi Jika Bumi Berhenti Berputar?'—Kok Bisa? menjelma menjadi kanal edukasi animasi sains terbesar di Indonesia dengan lebih dari 4,5 juta pelanggan.
Gerald membuktikan revolusi pedagogi visual: bahwa animasi anak bangsa mampu mengubah generasi yang malas membaca menjadi pembelajar yang haus akan sains, astronomi, sejarah, dan teknologi.
CATATAN REDAKSI & TELAAH WACANA
SEKTOR LOKAL | KURASI INDEPENDEN
Merilis video animasi pertama tentang 'Kenapa Kita Bisa Menangis' dari kamar indekos di Tangerang.
Menerima hibah riset YouTube Learning Fund global, menerbitkan buku sains anak bestseller, dan bermitra dengan LIPI dan Kemendikbud.
Melatih ribuan guru sekolah dasar memproduksi media ajar visual interaktif dan meluncurkan serial edukasi mitigasi krisis iklim.
Koleksi ratusan video animasi berstandar riset ilmiah yang telah ditonton lebih dari 700 juta kali oleh pelajar dan keluarga Indonesia.
Buku visual interaktif yang merangkum misteri sains biologi, fisika, dan teknologi dalam bahasa sederhana yang menyenangkan.
Program lokakarya bagi para guru di daerah 3T untuk membuat modul pembelajaran digital yang memikat siswa di ruang kelas.
Karya mandiri, platform terapan, dan produk bernilai tambah yang dapat diakses, dibeli, atau didukung secara langsung.
Koleksi ratusan video animasi berstandar riset ilmiah yang telah ditonton lebih dari 700 juta kali oleh pelajar dan keluarga Indonesia.
Buku visual interaktif yang merangkum misteri sains biologi, fisika, dan teknologi dalam bahasa sederhana yang menyenangkan.
Metodologi Kok Bisa? meramu jurnal penelitian ilmiah yang rumit menjadi cerita animasi visual yang mudah dimengerti anak SD.
Baca Esai LengkapTantangan mempertahankan mutu dan akurasi fakta di tengah ekosistem internet yang lebih menguntungkan konten sensasi.
Baca Esai Lengkap