Penulis, Kolumnis & Edukator Kesetaraan Gender Humanis Berakar Nilai Pesantren

Kalis Mardiasih

Kutipan Redaksi

“Membela hak perempuan dan mengajarkan Islam yang ramah, adil, dan membebaskan adalah ikhtiar merawat martabat kemanusiaan di akar rumput masyarakat.”

++++
Kalis Mardiasih
POTRET FIGURKURASI REDAKSI
REKAM JEJAK

Narasi & Gagasan

Dokumentasi terkurasi mengenai visi, perjuangan, dan kontribusi nyata bagi ekosistem lokal.

Berasal dari keluarga pesantren di Blora, Jawa Tengah, Kalis Mardiasih membawa pemahaman khazanah kitab kuning klasik yang mendalam ke dalam diskursus kesetaraan gender dan perlindungan perempuan modern di Indonesia.

Kalis mendobrak tafsir-tafsir patriarkal yang kerap digunakan untuk melegitimasi kekerasan dalam rumah tangga, perkawinan anak di bawah umur, dan pembungkaman suara perempuan. Melalui buku-buku bestsellernya—seperti 'Muslimah yang Memperdebatkan Kepalsuan', 'Hijrah Jangan Jauh-Jauh', hingga 'Sebab Bebek Tak Pernah Bersedih'—Kalis menyajikan argumen fiqih emansipatoris dengan bahasa tutur yang sangat segar, jenaka, dan membumi bagi generasi muda.

Bagi ribuan santriwati dan pemuda Muslim, Kalis Mardiasih adalah lentera pencerahan: membuktikan bahwa beragama dengan taat dan memperjuangkan keadilan hak asasi perempuan adalah dua hal yang saling menguatkan dan berakar pada ajaran kasih sayang semesta.

FILOSOFI & ARAH PERJUANGAN
“

Membela hak perempuan dan mengajarkan Islam yang ramah, adil, dan membebaskan adalah ikhtiar merawat martabat kemanusiaan di akar rumput masyarakat.

CATATAN REDAKSI & TELAAH WACANA

SEKTOR LOKAL | KURASI INDEPENDEN

2016 — 2019

KOLUMNIS ISLAM EMANSIPATORIS & BUKU DEBUT

Menulis ratusan esai viral di Mojok.co dan menerbitkan buku Muslimah yang Memperdebatkan Kepalsuan membedah keadilan gender berakar pesantren.

2020 — 2022

ADVOKASI PENGESAHAN UU TPKS & HIJRAH JANGAN JAUH-JAUH

Memimpin kampanye masyarakat sipil mengawal pengesahan UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) dan merilis buku Hijrah Jangan Jauh-Jauh.

2023 — 2026

LOKAKARYA PENDIDIKAN PESANTREN RAMAH ANAK

Menggelar roadshow pelatihan pencegahan kekerasan berbasis gender dan kesehatan reproduksi di ratusan pesantren di Pulau Jawa dan Madura.

PORTOFOLIO & KONTRIBUSI

Karya & Kontribusi

KARYA TERPILIH
Karya Literatur Fiqih Emansipatoris & Gender

Buku: Muslimah yang Memperdebatkan Kepalsuan

Kumpulan esai reflektif yang membongkar bias patriarki dalam penafsiran agama dan membela otonomi perempuan.

Kritik Sosial Fenomena Keagamaan Populer

Buku: Hijrah Jangan Jauh-Jauh, Nanti Lupa Pulang

Pembedahan fenomena hijrah instan perkotaan yang kerap melupakan etika kesantunan dan empati sosial sehari-hari.

Kurikulum Perlindungan Santri Putri

Modul Advokasi Pesantren Aman & Bebas Kekerasan

Panduan pencegahan kekerasan seksual dan penanganan trauma bagi pengurus pondok pesantren dan santri di berbagai daerah.

KATALOG PRODUK & INISIATIF

Inisiatif & Produk Warga

Karya mandiri, platform terapan, dan produk bernilai tambah yang dapat diakses, dibeli, atau didukung secara langsung.

Buku: Muslimah yang Memperdebatkan Kepalsuan
Karya Literatur Fiqih Emansipatoris & Gender

Buku: Muslimah yang Memperdebatkan Kepalsuan

Kumpulan esai reflektif yang membongkar bias patriarki dalam penafsiran agama dan membela otonomi perempuan.

Estimasi Harga / Akses:Rp 85.000 — Rp 185.000
Dukung Inisiatif
Buku: Hijrah Jangan Jauh-Jauh, Nanti Lupa Pulang
Kritik Sosial Fenomena Keagamaan Populer

Buku: Hijrah Jangan Jauh-Jauh, Nanti Lupa Pulang

Pembedahan fenomena hijrah instan perkotaan yang kerap melupakan etika kesantunan dan empati sosial sehari-hari.

Estimasi Harga / Akses:Rp 85.000 — Rp 185.000
Dukung Inisiatif
RUANG REDAKSI

Jurnal & Wawasan

Semua Esai Redaksi →
GENDER & AGAMA•7 Menit Membaca

Mengaji Keadilan Gender dari Serambi Pesantren: Kisah Kalis Mardiasih Membela Hak Perempuan

Bagaimana ajaran kitab kuning klasik sebenarnya sangat menjunjung tinggi martabat dan perlindungan perempuan.

Baca Esai Lengkap
LITERASI KEAGAMAAN•6 Menit Membaca

Hijrah Tanpa Kehilangan Akal Sehat: Menolak Ekstremisme Agama yang Menghakimi Sesama

Pentingnya beragama dengan mendahulukan akhlak mulia dan kepedulian sosial dibanding simbol pakaian luar.

Baca Esai Lengkap