Jurnalis Investigatif, Pewawancara Kritis Kekuasaan, Pendiri Narasi & Duta Baca Indonesia
“Kekuasaan cenderung korup, dan satu-satunya obat penawar dari penyakit itu adalah warga yang berani mengawasi, bertanya, dan menagih janji tanpa rasa takut.”
Dokumentasi terkurasi mengenai visi, perjuangan, dan kontribusi nyata bagi ekosistem lokal.
Karier Najwa Shihab tidak dibangun dari kenyamanan meja redaksi ber-AC, melainkan dari keberaniannya turun ke lapangan meliput bencana tsunami Aceh 2004 hingga mencecar para pejabat tinggi di kursi panas Mata Najwa. Alumnus Fakultas Hukum UI ini membuktikan bahwa wawancara jurnalistik yang tajam dapat menjadi panggung pengadilan publik ketika sistem hukum formal kerap ragu menghadapi kekuasaan.
Ketika iklim pertelevisian nasional kian terjebak pada komersialisasi rating dangkal dan konglomerasi politik, Najwa mengambil langkah independen dengan mendirikan Narasi pada 2018. Ia membangun ekosistem jurnalisme partisipatif dan newsroom berbasis investigasi data (OSINT) yang menjadikan anak muda bukan sekadar penonton, melainkan agen pengawal demokrasi dan akuntabilitas kebijakan publik.
Sebagai Duta Baca Indonesia selama bertahun-tahun, Najwa terus menjelajahi pelosok nusantara menyalakan lentera literasi: membuktikan bahwa membaca dan berpikir kritis adalah syarat mutlak bagi lahirnya warga negara yang merdeka dan bermartabat.
CATATAN REDAKSI & TELAAH WACANA
SEKTOR LOKAL | KURASI INDEPENDEN
Merintis karir jurnalisme lapangan, meliput bencana Aceh, dan memandu talkshow politik paling berpengaruh di Indonesia, Mata Najwa.
Mendirikan ekosistem media digital Narasi, membangun jurnalisme investigasi terbuka yang berpihak pada kepentingan publik dan warga muda.
Melakukan wawancara simbolik kursi kosong Menkes saat krisis pandemi dan memimpin gerakan literasi membaca di ratusan kampus dan perpustakaan daerah.
Program bincang-bincang politik independen yang menjadi rujukan warga dalam menguji integritas para calon pemimpin dan pembuat kebijakan.
Redaksi jurnalisme data yang mengungkap pembajakan ruang publik, kekerasan aparat, dan penyelewengan kekuasaan.
Kumpulan esai rima puitis tajam yang menguliti realitas kepalsuan hukum, politik transaksional, dan harapan generasi muda.
Karya mandiri, platform terapan, dan produk bernilai tambah yang dapat diakses, dibeli, atau didukung secara langsung.
Program bincang-bincang politik independen yang menjadi rujukan warga dalam menguji integritas para calon pemimpin dan pembuat kebijakan.
Redaksi jurnalisme data yang mengungkap pembajakan ruang publik, kekerasan aparat, dan penyelewengan kekuasaan.
Catatan Najwa Shihab tentang fungsi pers sebagai anjing penjaga (watchdog) demokrasi yang tidak boleh tunduk pada protokoler kekuasaan.
Baca Esai LengkapPentingnya menumbuhkan tradisi membaca buku mendalam di tengah godaan konten pendek yang serba instan.
Baca Esai Lengkap