Pendiri Hirka Footwear (Inovator Sepatu Kulit Ceker Ayam Pertama di Dunia)
“Limbah ceker ayam yang menumpuk di pasar kuliner bukan sampah busuk; dengan sentuhan sains penyamakan kulit alami, ia berubah menjadi material kulit eksotis bertekstur sisik buaya yang bernilai ekonomi tinggi.”

Dokumentasi terkurasi mengenai visi, perjuangan, dan kontribusi nyata bagi ekosistem lokal.
Terlahir dalam keluarga perajin penyamakan kulit di Cibaduyut Bandung dan menempuh studi di bidang manajemen bisnis, Nurman Farieka Ramdhany terpantik melihat gunungan sampah kulit ceker ayam yang terbuang percuma setiap hari dari industri kuliner restoran cepat saji dan warung mi ayam.
Setelah melakukan riset eksperimen penyamakan kulit mandiri selama berbulan-bulan untuk menghilangkan bau amis dan menyempurnakan kelembutan seratnya, pada 2017 Nurman mendirikan Hirka—brand sepatu kulit pertama di dunia yang memanfaatkan material kulit ceker ayam (chicken feet leather). Tekstur sisik ceker ayam yang eksotis terbukti memiliki kemiripan estetika dengan kulit buaya dan ular tanpa harus membunuh satwa liar terancam punah.
Karya sepatu Hirka berhasil menembus pasar ekspor di Eropa, Singapura, dan Hong Kong serta meraih berbagai penghargaan inovasi sirkular internasional. Nurman membuktikan kejeniusan anak bangsa dalam menyulap sampah dapur menjadi komoditas fesyen mewah yang ramah lingkungan.
CATATAN REDAKSI & TELAAH WACANA
SEKTOR LOKAL | KURASI INDEPENDEN
Menemukan formula penyamakan kulit ceker ayam ramah lingkungan di Bandung dan meluncurkan produk sepatu sneakers Hirka pertama.
Meraih penghargaan inovasi wirausaha kreatif nasional dan mengekspor sepatu kulit eksotis ke Prancis, Jerman, dan Singapura.
Mengembangkan lini dompet, jam tangan, dan memasok lembaran material kulit ceker ayam olahan ke industri fesyen mewah Eropa.
Koleksi sepatu kulit premium berbahan baku limbah ceker ayam dengan pola sisik alami unik yang diproduksi secara handmade di Bandung.
Metode pemrosesan penyamakan kulit ceker ayam tanpa bahan kimia berbahaya kromium yang aman bagi lingkungan dan perajin.
Kerjasama pengumpulan limbah ceker ayam segar dari rumah potong unggas lokal Jawa Barat untuk meningkatkan nilai tambah peternak.
Karya mandiri, platform terapan, dan produk bernilai tambah yang dapat diakses, dibeli, atau didukung secara langsung.
Koleksi sepatu kulit premium berbahan baku limbah ceker ayam dengan pola sisik alami unik yang diproduksi secara handmade di Bandung.
Metode pemrosesan penyamakan kulit ceker ayam tanpa bahan kimia berbahaya kromium yang aman bagi lingkungan dan perajin.
Perjalanan ilmiah meracik kulit ceker ayam menjadi material alternatif kulit reptil yang berkelanjutan dan bernilai jutaan rupiah.
Baca Esai LengkapBagaimana generasi muda Bandung menghidupkan kembali tradisi penyamakan kulit dengan prinsip keberlanjutan masa depan.
Baca Esai Lengkap