TELAAH EDITORIAL

Sosiolog Sains, Teknologi & Ketahanan Bencana (Nanyang Technological University Singapura)

Prof. Sulfikar Amir

Kutipan Redaksi

“Infrastruktur publik yang dibangun megah tanpa analisis sosiologis dan mitigasi bencana bukanlah simbol kemajuan, melainkan bom waktu kerentanan sosial.”

++++
Prof. Sulfikar Amir
POTRET FIGURKURASI REDAKSI
REKAM JEJAK

Narasi & Gagasan

Dokumentasi terkurasi mengenai visi, perjuangan, dan kontribusi nyata bagi ekosistem lokal.

Mengawali pendidikan di jurusan Desain Produk ITB sebelum meraih gelar doktor dalam bidang Science and Technology Studies (STS) dari Rensselaer Polytechnic Institute New York, Prof. Sulfikar Amir adalah salah satu intelektual diaspora Indonesia paling vokal di panggung dunia. Kini menjabat sebagai Associate Professor di NTU Singapura, kepakarannya berfokus pada sosiologi kebencanaan dan risiko infrastruktur.

Kala pandemi COVID-19 dan proyek-proyek mercusuar infrastruktur pemerintah menuai polemik, Sulfikar tak segan menyuntikkan kritik ilmiah berbasis data simulasi ke linimasa publik. Ia konsisten mengingatkan para pembuat kebijakan tentang bahaya Institutional Vulnerability—kerapuhan tata kota dan tata kelola keselamatan yang kerap dikorbankan demi percepatan politik.

Bagi generasi muda, Sulfikar memperlihatkan model ilmuwan sejati: independen, berani menantang narasi populis penguasa dengan ketelitian metodologis, dan mendedikasikan sains demi keselamatan hidup warga.

FILOSOFI & ARAH PERJUANGAN
“

Infrastruktur publik yang dibangun megah tanpa analisis sosiologis dan mitigasi bencana bukanlah simbol kemajuan, melainkan bom waktu kerentanan sosial.

CATATAN REDAKSI & TELAAH WACANA

SEKTOR LOKAL | KURASI INDEPENDEN

2005 — 2008

DOKTORAL STS DI NEW YORK

Menyelesaikan riset doktoral tentang sosiologi teknologi nuklir dan keselamatan industri di Rensselaer Polytechnic Institute AS.

2013 — 2019

RISET TATA KOTA & RISIKO BENCANA DI NTU

Mengembangkan simulasi ketahanan perkotaan dan keselamatan transportasi publik di Nanyang Technological University Singapura.

2020 — 2026

KOMUNIKASI SAINS PANDEMI & KRITIK TATA RUANG IKN

Menerbitkan riset simulasi mitigasi wabah dan memproduksi serial analisis kritis terhadap risiko ekologis dan finansial pemindahan ibu kota baru.

PORTOFOLIO & KONTRIBUSI

Karya & Kontribusi

KARYA TERPILIH
Monograf Sosiologi Teknologi & Sejarah

Buku: The Technological State in Indonesia

Karya akademik prestisius yang mengupas sejarah rezim teknonasionallisme Indonesia dan dinamika industri strategis bangsa.

Riset Sains Komputasi & Kebencanaan

Simulasi Ketahanan Urban & Pandemi (NTU Lab)

Model komputasi epidemiologis yang memetakan kerentanan pemukiman padat dan sistem transportasi massal di Asia Tenggara.

Komunikasi Sains & Literasi Warga

Kanal Edukasi Publik: Sosiologi Kota & Risiko

Rangkaian video esai dan infografis yang membedah isu tata kelola perkotaan, keselamatan publik, dan mitigasi krisis iklim.

KATALOG PRODUK & INISIATIF

Inisiatif & Produk Warga

Karya mandiri, platform terapan, dan produk bernilai tambah yang dapat diakses, dibeli, atau didukung secara langsung.

Buku: The Technological State in Indonesia
Monograf Sosiologi Teknologi & Sejarah

Buku: The Technological State in Indonesia

Karya akademik prestisius yang mengupas sejarah rezim teknonasionallisme Indonesia dan dinamika industri strategis bangsa.

Estimasi Harga / Akses:Rp 85.000 — Rp 185.000
Dukung Inisiatif
Simulasi Ketahanan Urban & Pandemi (NTU Lab)
Riset Sains Komputasi & Kebencanaan

Simulasi Ketahanan Urban & Pandemi (NTU Lab)

Model komputasi epidemiologis yang memetakan kerentanan pemukiman padat dan sistem transportasi massal di Asia Tenggara.

Estimasi Harga / Akses:Akses Terbuka / Donasi Swadaya
Dukung Inisiatif
RUANG REDAKSI

Jurnal & Wawasan

Semua Esai Redaksi →
SOSIOLOGI TATA KOTA•8 Menit Membaca

Kota yang Rentan: Mengapa Ambisi Beton Tanpa Tata Ruang Hijau Mengundang Bencana

Pembedahan mendalam tentang krisis banjir, amblesan tanah Jakarta, dan ilusi penyelesaian berbasis proyek fisik semata.

Baca Esai Lengkap
SAINS & KEBIJAKAN•7 Menit Membaca

Sains di Meja Penguasa: Pelajaran Pahit dari Komunikasi Krisis dan Ketahanan Publik

Refleksi kritis atas bahaya mengabaikan peringatan ilmuwan dalam perumusan kebijakan darurat nasional.

Baca Esai Lengkap