Peneliti Human-Computer Interaction & AI Biomedis UGM

Dr. Eng. Sunu Wibirama

Kutipan Redaksi

“Teknologi antarmuka manusia dan komputer bukan sekadar soal membuat gawai canggih yang memukau mata, melainkan bagaimana kecerdasan buatan mampu membaca kerapuhan fisik manusia dan menolongnya pulih.”

++++
Dr. Eng. Sunu Wibirama
POTRET FIGURKURASI REDAKSI
REKAM JEJAK

Narasi & Gagasan

Dokumentasi terkurasi mengenai visi, perjuangan, dan kontribusi nyata bagi ekosistem lokal.

Menyelesaikan pendidikan magister dan doktor dalam bidang Human-Computer Interaction (HCI) di Tokai University Jepang, Dr. Eng. Sunu Wibirama adalah salah satu periset terdepan Indonesia yang memadukan komputasi kecerdasan buatan, pelacakan pandangan mata (eye-tracking), dan rekayasa biomedis presisi di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Karya-karya riset terapan Sunu berfokus pada instrumen diagnostik kesehatan non-invasif berbiaya rendah—mulai dari deteksi dini gangguan saraf motorik pada pasien stroke, sistem pemantauan kelelahan pengemudi transportasi publik, hingga alat bantu komunikasi bagi penyandang disabilitas fisik total (ALS) menggunakan pergerakan pupil mata.

Sunu mendedikasikan ilmunya untuk kemanusiaan: konsisten membimbing ratusan mahasiswa rekayasa biomedis lokal dan mematenkan instrumen medis terjangkau agar rumah sakit di daerah terpencil dapat memiliki alat diagnostik berkualitas tinggi.

FILOSOFI & ARAH PERJUANGAN
“

Teknologi antarmuka manusia dan komputer bukan sekadar soal membuat gawai canggih yang memukau mata, melainkan bagaimana kecerdasan buatan mampu membaca kerapuhan fisik manusia dan menolongnya pulih.

CATATAN REDAKSI & TELAAH WACANA

SEKTOR LOKAL | KURASI INDEPENDEN

2008 — 2013

DOKTORAL HCI DI JEPANG & RISET EYE-TRACKING

Meneliti interaksi visual manusia dan komputer di Tokai University, mengembangkan algoritma pelacakan pandangan mata 3D presisi tinggi.

2014 — 2020

PENDIRIAN LAB BIOMEDIS UGM & PATEN ALAT KESEHATAN

Membangun laboratorium riset antarmuka biomedis di DTETI FT UGM dan mematenkan sistem deteksi kelelahan mata untuk keselamatan transportasi.

2021 — 2026

AI DIAGNOSTIK SARAF & INSTRUMEN DISABILITAS

Mengembangkan perangkat bantu komunikasi bagi pasien lumpuh total dan sistem AI pembacaan citra medis retina untuk deteksi komplikasi diabetes.

PORTOFOLIO & KONTRIBUSI

Karya & Kontribusi

KARYA TERPILIH
Rekayasa Biomedis & Antarmuka Manusia-Komputer

Sistem Eye-Tracking Diagnostik Pasien Gangguan Saraf (UGM Lab)

Alat pemantau pergerakan pupil mata berkecepatan tinggi untuk mendeteksi disfungsi neurologis dan rehabilitasi stroke secara presisi.

Teknologi Keselamatan Transportasi Cerdas

Sistem Deteksi Kelelahan Pengemudi Berbasis AI Visual

Sensor kamera cerdas yang membaca pola kedipan mata dan posisi kepala pengemudi bus/truk untuk mencegah kecelakaan di jalan tol.

Teknologi Asistif Disabilitas Mandiri

Alat Bantu Komunikasi Pasien ALS & Lumpuh Total

Keyboard virtual yang dikendalikan murni oleh kedipan dan arah pandang mata bagi pasien yang kehilangan kemampuan bicara dan motorik.

KATALOG PRODUK & INISIATIF

Inisiatif & Produk Warga

Karya mandiri, platform terapan, dan produk bernilai tambah yang dapat diakses, dibeli, atau didukung secara langsung.

Sistem Eye-Tracking Diagnostik Pasien Gangguan Saraf (UGM Lab)
Rekayasa Biomedis & Antarmuka Manusia-Komputer

Sistem Eye-Tracking Diagnostik Pasien Gangguan Saraf (UGM Lab)

Alat pemantau pergerakan pupil mata berkecepatan tinggi untuk mendeteksi disfungsi neurologis dan rehabilitasi stroke secara presisi.

Estimasi Harga / Akses:Akses Terbuka / Donasi Swadaya
Dukung Inisiatif
Sistem Deteksi Kelelahan Pengemudi Berbasis AI Visual
Teknologi Keselamatan Transportasi Cerdas

Sistem Deteksi Kelelahan Pengemudi Berbasis AI Visual

Sensor kamera cerdas yang membaca pola kedipan mata dan posisi kepala pengemudi bus/truk untuk mencegah kecelakaan di jalan tol.

Estimasi Harga / Akses:Akses Terbuka / Donasi Swadaya
Dukung Inisiatif
RUANG REDAKSI

Jurnal & Wawasan

Semua Esai Redaksi →
BIOMEDIS & AI•7 Menit Membaca

Membaca Pikiran Lewat Sorot Mata: Bagaimana AI Membantu Pasien Lumpuh Berkomunikasi Kembali

Kisah haru di balik pengembangan teknologi asistif eye-tracking bagi pasien penyakit saraf ALS di Yogyakarta.

Baca Esai Lengkap
KEDAULATAN MEDIS•6 Menit Membaca

Hilirisasi Alat Kesehatan Lokal: Memutus Ketergantungan Rumah Sakit pada Mesin Impor Mahal

Pentingnya memproduksi instrumen biomedis di dalam negeri agar biaya pengobatan rakyat kecil tidak melambung tinggi.

Baca Esai Lengkap