Co-founder & Master Chocolatier Pipiltin Cocoa (Pelopor Bean-to-Bar Cokelat Nusantara)

Tissa Aunilla

Kutipan Redaksi

“Indonesia adalah salah satu penghasil kakao terbesar di dunia, namun selama puluhan tahun kita hanya mengekspor biji mentah dan membeli kembali cokelat Eropa dengan harga mahal. Pipiltin hadir untuk membalikkan takdir itu.”

++++
Tissa Aunilla
POTRET FIGURKURASI REDAKSI
REKAM JEJAK

Narasi & Gagasan

Dokumentasi terkurasi mengenai visi, perjuangan, dan kontribusi nyata bagi ekosistem lokal.

Meninggalkan karier mapan sebagai pengacara korporasi multinasional, Tissa Aunilla memilih banting setir menekuni seni pembuatan cokelat (chocolatier) hingga menempuh pendidikan profesional di Valrhona Chocolate Academy Prancis. Keputusannya didorong oleh rasa miris: Indonesia adalah produsen biji kakao terbesar ketiga dunia, tetapi rakyatnya tidak mengenal cita rasa cokelat asli berkualitas tinggi.

Pada 2013, bersama kakaknya Irvan Helmi (pendiri Anomali Coffee), Tissa mendirikan Pipiltin Cocoa—pelopor produsen cokelat artisan berbasis metode bean-to-bar di Indonesia. Pipiltin membeli biji kakao fermentasi langsung dari petani di Aceh (Pidie), Bali (Tabanan), Jawa Timur (Glenmore), Flores, dan Papua Barat (Ransiki) dengan harga beli di atas standar pasar.

Tissa membuktikan bahwa setiap tanah nusantara menghasilkan profil rasa cokelat yang unik—mulai dari fruity, earthy, hingga nutty—dan membawa produk cokelat murni buatan dalam negeri merajai pasar premium ekspor Jepang dan Eropa.

FILOSOFI & ARAH PERJUANGAN
“

Indonesia adalah salah satu penghasil kakao terbesar di dunia, namun selama puluhan tahun kita hanya mengekspor biji mentah dan membeli kembali cokelat Eropa dengan harga mahal. Pipiltin hadir untuk membalikkan takdir itu.

CATATAN REDAKSI & TELAAH WACANA

SEKTOR LOKAL | KURASI INDEPENDEN

2013

PENDIRIAN PIPILTIN COCOA BEAN-TO-BAR

Membangun pabrik pengolahan cokelat bean-to-bar pertama di Jakarta, memperkenalkan transparansi asal-usul biji kakao single origin lokal.

2016 — 2020

KEMITRAAN PETANI KAKAO RANSIKI PAPUA & BALI

Membina kelompok tani kakao di Ransiki Papua Barat dan Tabanan Bali dalam teknik fermentasi biji kakao bermutu tinggi.

2021 — 2026

EKSPOR COKELAT ARTISAN NUSANTARA KE JEPANG & EROPA

Mengekspor produk cokelat Pipiltin Cocoa ke ratusan gerai ritel di Jepang dan membuka chocolate experience store di tanah air.

PORTOFOLIO & KONTRIBUSI

Karya & Kontribusi

KARYA TERPILIH
Manufaktur Cokelat Premium Single Origin

Pipiltin Cocoa (Cokelat Artisan Bean-to-Bar Nusantara)

Lini produk cokelat murni berbahan 100% kakao lokal tanpa lemak nabati sawit yang mengangkat kekayaan profil tanah kepulauan Indonesia.

Pemberdayaan Rantai Pasok Petani Kakao

Program Kemitraan Fermentasi Petani Kakao Daerah

Pelatihan standardisasi fermentasi dan pembelian langsung biji kakao dari petani di Aceh, Flores, Bali, dan Papua dengan harga premium.

Pusat Literasi Cokelat & Kuliner Nusantara

Pipiltin Chocolate Experience & Edukasi Gastronomi

Ruang edukasi rasa bagi publik untuk memahami perbedaan cokelat industri sarat gula dengan cokelat murni berkarakter tanah lokal.

KATALOG PRODUK & INISIATIF

Inisiatif & Produk Warga

Karya mandiri, platform terapan, dan produk bernilai tambah yang dapat diakses, dibeli, atau didukung secara langsung.

Pipiltin Cocoa (Cokelat Artisan Bean-to-Bar Nusantara)
Manufaktur Cokelat Premium Single Origin

Pipiltin Cocoa (Cokelat Artisan Bean-to-Bar Nusantara)

Lini produk cokelat murni berbahan 100% kakao lokal tanpa lemak nabati sawit yang mengangkat kekayaan profil tanah kepulauan Indonesia.

Estimasi Harga / Akses:Rp 45.000 — Rp 135.000 / bar
Dukung Inisiatif
Program Kemitraan Fermentasi Petani Kakao Daerah
Pemberdayaan Rantai Pasok Petani Kakao

Program Kemitraan Fermentasi Petani Kakao Daerah

Pelatihan standardisasi fermentasi dan pembelian langsung biji kakao dari petani di Aceh, Flores, Bali, dan Papua dengan harga premium.

Estimasi Harga / Akses:Rp 45.000 — Rp 135.000 / bar
Dukung Inisiatif
RUANG REDAKSI

Jurnal & Wawasan

Semua Esai Redaksi →
GASTRONOMI LOKAL•7 Menit Membaca

Kisah Tanah dalam Sepotong Cokelat: Menjelajahi Profil Rasa Kakao Aceh hingga Papua

Pembedahan Tissa Aunilla tentang bagaimana iklim, tanah vulkanik, dan proses fermentasi membentuk cita rasa cokelat nusantara.

Baca Esai Lengkap
KEDAULATAN EKONOMI•6 Menit Membaca

Menghentikan Kutukan Ekspor Bahan Mentah: Mengapa Hilirisasi Cokelat Harus Dimulai dari Petani

Pentingnya mengajarkan teknik fermentasi biji kakao agar petani lokal mendapatkan nilai tambah berkali lipat di tanah kelahirannya.

Baca Esai Lengkap