Co-founder & CEO Brodo Footwear (Pelopor Kebangkitan Sepatu Kulit Lokal Cibaduyut)
“Kualitas karya pengrajin kulit dalam negeri kita tidak pernah kalah dari brand sepatu ternama dunia; yang mereka butuhkan adalah desain modern, kontrol kualitas industri presisi, dan rasa bangga anak bangsa.”
Dokumentasi terkurasi mengenai visi, perjuangan, dan kontribusi nyata bagi ekosistem lokal.
Bermula dari pengalaman pribadi yang kesulitan mencari sepatu formal berukuran 46 saat hendak menghadiri wisuda Teknik Sipil ITB, Yukka Harsono bersama sahabatnya Putera Dwi Karunia memberanikan diri menjelajahi lorong-lorong bengkel pengrajin sepatu legendaris di Cibaduyut, Bandung.
Di Cibaduyut, Yukka menyaksikan keprihatinan mendalam: sentra pengrajin sepatu kulit terbesar di Indonesia itu mati suri dihantam serbuan sepatu impor murah. Maka pada 2010, dengan modal tabungan Rp 7 juta, Yukka mendirikan Brodo Footwear—brand sepatu pria Direct-to-Consumer (D2C) pertama di Indonesia yang mengawinkan desain kontemporer bergaya urban dengan keahlian jahit tangan pengrajin lokal Cibaduyut.
Brodo berkembang menjadi ikon kebangkitan brand lokal Indonesia, mempekerjakan ratusan pengrajin sepatu daerah dan terpilih sebagai sepatu resmi kontingen Indonesia di ajang Olimpiade. Yukka membuktikan bahwa anak muda mampu membangun brand manufaktur alas kaki yang bermartabat dan menjadi kebanggaan nasional.
CATATAN REDAKSI & TELAAH WACANA
SEKTOR LOKAL | KURASI INDEPENDEN
Memulai produksi sepatu kulit model Signore pertama bermitra dengan pengrajin lokal Cibaduyut Bandung.
Memelopori model bisnis retail online D2C nasional dan menjadi Official Footwear partner resmi Asian Games 2018.
Membuka jaringan gerai ritel di berbagai kota besar, memproduksi sepatu kontingen atlet Olimpiade, dan merambah ekspor Asia Tenggara.
Lini produk sepatu kulit formal, boots, dan sneakers pria dengan standar uji mutu industri yang diproduksi oleh sentra pengrajin lokal Jawa Barat.
Program standardisasi jahit sol, pola presisi, dan transfer teknologi mesin potong kulit bagi puluhan bengkel pengrajin lokal.
Kampanye kolektif yang mengedukasi generasi muda untuk mengutamakan pembelian produk manufaktur karya anak bangsa.
Karya mandiri, platform terapan, dan produk bernilai tambah yang dapat diakses, dibeli, atau didukung secara langsung.
Lini produk sepatu kulit formal, boots, dan sneakers pria dengan standar uji mutu industri yang diproduksi oleh sentra pengrajin lokal Jawa Barat.
Program standardisasi jahit sol, pola presisi, dan transfer teknologi mesin potong kulit bagi puluhan bengkel pengrajin lokal.
Perjalanan Yukka Harsono merintis brand sepatu dari kamar kos hingga menjadi simbol kebanggaan anak muda perkotaan.
Baca Esai LengkapPentingnya inovasi material, loyalitas komunitas konsumen, dan kepemilikan saluran distribusi mandiri bagi pelaku UMKM.
Baca Esai Lengkap