TELAAH EDITORIAL

Komika, Penulis Skenario, Master Matematika & Kritikus Kebijakan Publik Satir

Abdur Arsyad

Kutipan Redaksi

“Komedi yang bermartabat tidak lahir dari menertawakan penderitaan si miskin atau cacat fisik seseorang, melainkan dari keberanian menertawakan keangkuhan para pembuat kebijakan yang tidak tahu malu.”

++++
Abdur Arsyad
POTRET FIGURKURASI REDAKSI
REKAM JEJAK

Narasi & Gagasan

Dokumentasi terkurasi mengenai visi, perjuangan, dan kontribusi nyata bagi ekosistem lokal.

Meraih gelar Sarjana Pendidikan Matematika dari Universitas Muhammadiyah Malang dan Magister Pendidikan Matematika dari Universitas Negeri Malang, Abdurrahim Arsyad (Abdur Arsyad) adalah salah satu komika dengan kecerdasan logika silogisme paling mematikan di panggung komedi Indonesia.

Berasal dari Larantuka, Flores Timur, Abdur terkenal lewat rima puisi perlawanan dan monolog satir berdurasi panjang yang menelanjangi kegagalan proyek food estate, impor pangan yang merugikan petani, hingga manipulasi pasal-pasal undang-undang oleh politisi Senayan. Abdur menolak komedi slapstick receh dan konsisten membungkus data fakta kebijakan publik ke dalam humor cerdas yang menghibur sekaligus menampar nalar.

Melalui karya pertunjukan komedi tunggalnya seperti 'Pahlawan Perlu Tanda Jasa' dan serial 'Keluarga Berencana', Abdur membuktikan bahwa komedi adalah medium paling efektif untuk mengedukasi rakyat melek politik dan menuntut akuntabilitas negara.

FILOSOFI & ARAH PERJUANGAN
“

Komedi yang bermartabat tidak lahir dari menertawakan penderitaan si miskin atau cacat fisik seseorang, melainkan dari keberanian menertawakan keangkuhan para pembuat kebijakan yang tidak tahu malu.

CATATAN REDAKSI & TELAAH WACANA

SEKTOR LOKAL | KURASI INDEPENDEN

2014

RUNNER-UP STAND-UP COMEDY INDONESIA & MONOLOG PUISI

Mengguncang panggung komedi nasional dengan gaya tutur monolog puitis bertenaga tinggi tentang realitas pedalaman NTT.

2017 — 2022

PENULIS SKENARIO FILM & TUR KOMEDI PAHLAWAN PERLU TANDA JASA

Menulis skenario film komedi dan menggelar tur komedi tunggal membedah nasib guru honorer dan guru perbatasan yang terabaikan.

2023 — 2026

SERI PODCAST SATIR KEBIJAKAN & REKOR SPESIAL COMIKA

Memproduksi podcast dan konten video analisis kritis kebijakan publik yang ditonton jutaan warga serta memecahkan rekor penjualan tiket Comika.

PORTOFOLIO & KONTRIBUSI

Karya & Kontribusi

KARYA TERPILIH
Karya Komedi Tunggal Satir Pendidikan

Spesial Komedi: Pahlawan Perlu Tanda Jasa

Pertunjukan komedi fenomenal yang menuntut kenaikan gaji layak bagi guru honorer dan membongkar kemunafikan birokrasi pendidikan.

Kritik Kebijakan Berbalut Nalar Matematika

Serial Komedi Tunggal: Kontras Kebijakan Publik

Rangkaian video monolog bedah anggaran negara, subsidi pupuk petani, dan kedaulatan pangan menggunakan logika sains presisi.

Karya Tulis Naratif & Skenario Sinema

Buku & Skenario: Cerita dari Ujung Timur

Dokumentasi kisah ketabahan hidup masyarakat kepulauan Flores Timur dalam menavigasi pendidikan dan kesehatan.

KATALOG PRODUK & INISIATIF

Inisiatif & Produk Warga

Karya mandiri, platform terapan, dan produk bernilai tambah yang dapat diakses, dibeli, atau didukung secara langsung.

Spesial Komedi: Pahlawan Perlu Tanda Jasa
Karya Komedi Tunggal Satir Pendidikan

Spesial Komedi: Pahlawan Perlu Tanda Jasa

Pertunjukan komedi fenomenal yang menuntut kenaikan gaji layak bagi guru honorer dan membongkar kemunafikan birokrasi pendidikan.

Estimasi Harga / Akses:Rp 50.000 — Rp 175.000 / akses
Dukung Inisiatif
Serial Komedi Tunggal: Kontras Kebijakan Publik
Kritik Kebijakan Berbalut Nalar Matematika

Serial Komedi Tunggal: Kontras Kebijakan Publik

Rangkaian video monolog bedah anggaran negara, subsidi pupuk petani, dan kedaulatan pangan menggunakan logika sains presisi.

Estimasi Harga / Akses:Mulai Rp 50.000 / tayang
Dukung Inisiatif
RUANG REDAKSI

Jurnal & Wawasan

Semua Esai Redaksi →
LOGIKA KOMEDI•7 Menit Membaca

Matematika di Balik Lelucon: Mengapa Humor Cerdas Membutuhkan Presisi Logika dan Data

Analisis Abdur Arsyad tentang bagaimana menyusun premis komedi berbasis data statistik anggaran negara.

Baca Esai Lengkap
PENDIDIKAN KRITIS•6 Menit Membaca

Guru Honorer dan Gaji Rp 300 Ribu: Jeritan dari Balik Papan Tulis Pelosok

Catatan keprihatinan Abdur atas nasib para pendidik yang mencerdaskan anak bangsa di daerah terpencil tanpa jaminan hidup layak.

Baca Esai Lengkap