Komika, Podcaster & Pengkritik Realitas Sosial Ketimpangan Papua
“Kemarahan kami di atas panggung bukan untuk menebar kebencian; ia adalah letupan nurani yang tak tertahankan melihat ketimpangan dan penderitaan nyata yang dialami saudara-saudara kami di pelosok Papua.”

Dokumentasi terkurasi mengenai visi, perjuangan, dan kontribusi nyata bagi ekosistem lokal.
Lahir di Ambon dan besar di Fakfak, Papua Barat, Mohammed Yusran Alkatiri (Mamat Alkatiri) menempuh studi Kedokteran Gigi di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebelum menyalurkan seluruh energinya ke panggung komedi tunggal nasional.
Mamat membawa gaya bertutur yang meledak-ledak, penuh energi kemarahan yang jujur, dan berani menabrak topik-topik sensitif seputar diskriminasi rasial, pelanggaran HAM di Papua, hingga korupsi dana otonomi khusus yang tidak dinikmati rakyat jelata di bumi cenderawasih. Di balik gaya komedinya yang berapi-api, Mamat memiliki kehangatan empati dan kepedulian mendalam pada anak-anak jalanan dan pendidikan daerah.
Melalui serial podcastnya dan penampilan panggung, Mamat adalah penyuara realitas tanpa filter: membuktikan bahwa komedi berdaya dobrak tinggi mampu menjadi medium advokasi kemanusiaan yang memaksa para elit pengambil kebijakan membuka mata.
CATATAN REDAKSI & TELAAH WACANA
SEKTOR LOKAL | KURASI INDEPENDEN
Menjadi runner-up SUCI 7 dengan materi perlawanan stigma daerah timur dan ketimpangan sosial Papua yang menggelegar.
Menggelar tur komedi tunggal membedah rasisme struktural dan mendampingi asrama mahasiswa Papua saat terjadi insiden diskriminasi.
Membangun podcast dialog kebangsaan independen dan membintangi film-film komedi layar lebar bertema persaudaraan nusantara.
Pertunjukan komedi tunggal yang membedah keabsurdan janji manis pembangunan dan penderitaan warga pedalaman Papua.
Program bincang-bincang santai yang membedah isu sosial, politik, dan kebudayaan tanpa sekat basa-basi bersama tokoh publik.
Penggalangan bantuan buku ajar, sepatu, dan seragam sekolah bagi anak-anak di kampung-kampung terpencil Papua Barat.
Karya mandiri, platform terapan, dan produk bernilai tambah yang dapat diakses, dibeli, atau didukung secara langsung.
Pertunjukan komedi tunggal yang membedah keabsurdan janji manis pembangunan dan penderitaan warga pedalaman Papua.
Program bincang-bincang santai yang membedah isu sosial, politik, dan kebudayaan tanpa sekat basa-basi bersama tokoh publik.
Kesaksian Mamat tentang eksploitasi sumber daya alam Papua yang berbanding terbalik dengan fasilitas rumah sakit dan sekolah di pelosok.
Baca Esai LengkapPentingnya merawat persaudaraan kebangsaan yang tulus tanpa prasangka primordial.
Baca Esai Lengkap