TELAAH EDITORIAL

Komika, Podcaster & Pengkritik Realitas Sosial Ketimpangan Papua

Mamat Alkatiri

Kutipan Redaksi

“Kemarahan kami di atas panggung bukan untuk menebar kebencian; ia adalah letupan nurani yang tak tertahankan melihat ketimpangan dan penderitaan nyata yang dialami saudara-saudara kami di pelosok Papua.”

++++
Mamat Alkatiri
POTRET FIGURKURASI REDAKSI
REKAM JEJAK

Narasi & Gagasan

Dokumentasi terkurasi mengenai visi, perjuangan, dan kontribusi nyata bagi ekosistem lokal.

Lahir di Ambon dan besar di Fakfak, Papua Barat, Mohammed Yusran Alkatiri (Mamat Alkatiri) menempuh studi Kedokteran Gigi di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebelum menyalurkan seluruh energinya ke panggung komedi tunggal nasional.

Mamat membawa gaya bertutur yang meledak-ledak, penuh energi kemarahan yang jujur, dan berani menabrak topik-topik sensitif seputar diskriminasi rasial, pelanggaran HAM di Papua, hingga korupsi dana otonomi khusus yang tidak dinikmati rakyat jelata di bumi cenderawasih. Di balik gaya komedinya yang berapi-api, Mamat memiliki kehangatan empati dan kepedulian mendalam pada anak-anak jalanan dan pendidikan daerah.

Melalui serial podcastnya dan penampilan panggung, Mamat adalah penyuara realitas tanpa filter: membuktikan bahwa komedi berdaya dobrak tinggi mampu menjadi medium advokasi kemanusiaan yang memaksa para elit pengambil kebijakan membuka mata.

FILOSOFI & ARAH PERJUANGAN
“

Kemarahan kami di atas panggung bukan untuk menebar kebencian; ia adalah letupan nurani yang tak tertahankan melihat ketimpangan dan penderitaan nyata yang dialami saudara-saudara kami di pelosok Papua.

CATATAN REDAKSI & TELAAH WACANA

SEKTOR LOKAL | KURASI INDEPENDEN

2018

RUNNER-UP STAND UP COMEDY INDONESIA (SUCI) 7

Menjadi runner-up SUCI 7 dengan materi perlawanan stigma daerah timur dan ketimpangan sosial Papua yang menggelegar.

2019 — 2022

TUR KOMEDI TUNGGAL & ADVOKASI MAHASISWA PAPUA

Menggelar tur komedi tunggal membedah rasisme struktural dan mendampingi asrama mahasiswa Papua saat terjadi insiden diskriminasi.

2023 — 2026

PODCAST PODKESMAS/TITIK KUMPUL & AKTOR SINEMA

Membangun podcast dialog kebangsaan independen dan membintangi film-film komedi layar lebar bertema persaudaraan nusantara.

PORTOFOLIO & KONTRIBUSI

Karya & Kontribusi

KARYA TERPILIH
Karya Stand-Up Comedy Realitas Papua

Spesial Komedi: Kemarahan dari Fakfak

Pertunjukan komedi tunggal yang membedah keabsurdan janji manis pembangunan dan penderitaan warga pedalaman Papua.

Kanal Audio Digital Kebangsaan

Podcast Titik Kumpul & Dialog Lintas Perspektif

Program bincang-bincang santai yang membedah isu sosial, politik, dan kebudayaan tanpa sekat basa-basi bersama tokoh publik.

Gerakan Filantropi Pendidikan Perintis

Inisiatif Donasi Buku & Fasilitas Belajar Anak Papua

Penggalangan bantuan buku ajar, sepatu, dan seragam sekolah bagi anak-anak di kampung-kampung terpencil Papua Barat.

KATALOG PRODUK & INISIATIF

Inisiatif & Produk Warga

Karya mandiri, platform terapan, dan produk bernilai tambah yang dapat diakses, dibeli, atau didukung secara langsung.

Spesial Komedi: Kemarahan dari Fakfak
Karya Stand-Up Comedy Realitas Papua

Spesial Komedi: Kemarahan dari Fakfak

Pertunjukan komedi tunggal yang membedah keabsurdan janji manis pembangunan dan penderitaan warga pedalaman Papua.

Estimasi Harga / Akses:Mulai Rp 50.000 / tayang
Dukung Inisiatif
Podcast Titik Kumpul & Dialog Lintas Perspektif
Kanal Audio Digital Kebangsaan

Podcast Titik Kumpul & Dialog Lintas Perspektif

Program bincang-bincang santai yang membedah isu sosial, politik, dan kebudayaan tanpa sekat basa-basi bersama tokoh publik.

Estimasi Harga / Akses:Mulai Rp 50.000 / tayang
Dukung Inisiatif
RUANG REDAKSI

Jurnal & Wawasan

Semua Esai Redaksi →
KEADILAN SOSIAL•7 Menit Membaca

Di Balik Nada Tinggi Mamat Alkatiri: Mengapa Tanah Papua Berhak Mendapatkan Keadilan Hakiki

Kesaksian Mamat tentang eksploitasi sumber daya alam Papua yang berbanding terbalik dengan fasilitas rumah sakit dan sekolah di pelosok.

Baca Esai Lengkap
HAK ASASI MANUSIA•6 Menit Membaca

Menghapus Stigma Rasial: Menolak Standar Ganda Perlakuan Hukum bagi Mahasiswa Timur

Pentingnya merawat persaudaraan kebangsaan yang tulus tanpa prasangka primordial.

Baca Esai Lengkap